13 Nov 2012

Happy Anniversary - Pop Up card

23 Oktober, Vivi birthday. 26 Oktober, our anniversary.

Dua hari yang cukup spesial pastinya bagi Vivi. Dua hari yang jaraknya berdekatan dan gw bingung untuk kasih hadiah apa. Vivi udah selalu bilang, “kamu ngga usah mikir mau ngasih hadiah apa, cukup hadir di party aku aja itu udah the best gift for my birtahday” hampir tiap tahun dia bilang kayak gitu.

Singkat cerita, setelah susah payah gw nemu hadiah untuk Vivi. Tapi kok gw ngerasa ada yang kurang dengan hadiah itu. Gw ngerasa kalau itu hadiah ngga ada impact apapun, gw ngerasa hadiah itu kurang represent perasaan gw, rasa sayang gw.

Out of nowhere tiba-tiba mucul di kepala gw untuk nyelipin kartu ucapan juga bareng hadiah itu. Tapi gw mikir lagi kalau kartu ucapan biasa kayaknya sama aja bohong, ngga akan mengubah apapun, masih belum ada impact apapun.

Konsep dan desain awal pake kertas berkas
( Sambil main Yoyo buatnya )
Pertama gw mikir, untuk buat kartu ucapan biasa tapi hand made alias buatan sendiri. Terus gw dapet ide lagi ‘kenapa ngga buat kartu ucapan dalam bentuk Pop up’. ‘kayaknya kalau kartu ucapan pop up Cuma selembar doang ngga seru… ok buat pop up card aja gimana?’ Dan jadilah gw buat pop up card. Ide buat pop up itu muncul tanggal 20. 

Gw sempet ngga yakin bisa buat tepat waktu, rencana awal gw mau kasih tanggal 23. Tapi pas Vivi nelepon, gw dapet kabar pesta ulang tahunya tanggal 27 gw sedikit agak lega. Karena pertama, tanggal 20-23 itu gw lagi sibuk-sibuknya. Berarti gw bisa buat itu pop up card tanggal 23-27. Kedua, Tanggal 26 hari anniversary kita berdua kayak juga mustahil gw, bisa ketemu dia, Karena pas banget hari raya idul adha, artinya sehari mutlak itu untuk keluarga.

Agak terselamatkan kondisi jadi… Buat konsep itu sehari, buat design itu sehari, motong-motong dan nempel sama finishing touching itu sehari. Pas banget selesainya. Kesulitannya cuma pas nentuin kertas untuk finishing. Coba-coba dari yang 220gr - 200gr - 160 gr - 100 gr, akhirnya kepilih yang 160 gr, ngga terlalu lemes dan ngga terlalu kaku kertasnya.


Desain di Vidia (my Laptop)
  
Dari rencana awal gw ngasih itu pop up card barengan hadiah gw, ngga jadi…karena gw ngasih hadiahnya pas tanggal 23nya, pas Vivi baru bangun tidur (sleeping face dia cute banget).Tanggal 27nya baru gw kasih,itu pop up card… dan gw seneng pas lihat dia senyum baca itu card.




Desain di laptop, di buat pake photoshop. Sebenarnya kalau mau pake Ms Word atau program lain yang bisa untuk editing gambar dan Tulisan juga bisa, contohnya Corel, Ms Paint, dll. Tapi Ya karena yang paling familiar photoshop ya udah make program itu. Selain karena paling sering di pake juga karena ada snap gridnya jadi gampang ngatur posisi persis tengahnya. Walaupun sekali lagi ada corel yang bisa lebih presisi dan vector mainannya tapi keterbatasan waktu ya akhirnya ngga kepikiran pake corel (padahal jelas-jelas ada desktop iconnya setiap buka laptop).

Jadinya gini Pop Up Cardnya

 Cover yang lupa dibuat, dan akhirnya tulis tangan ngaco




Halaman Pertama, yang ngga masuk akal, apa yang ada di kepala dibuat. Pas Vivi baca, dia agak bingung.



Halaman Kedua. Pop Up namanya dia. Ini halaman yang satu-satunya gw pikir bener-bener. Dan reaksinya dia pas baca mulai senyum-senyum


Halaman Ketiga. Wajahnya yang adorable kalau udah ngambek. Entah apa yang gw pikirin pas buat halaman ini. Maunya sih pake foto dia. Tapi ngga ada fotonya pas dia lagi ngambek, hold breath gitu dan jadilah pake foto anime aja. Reaksinya dia, sempet lihat balik ke gw

Halaman ke empat, A piano. Tentang hobinya dia. She’s surprisingly good. Dan itu kata-kata “ A side that I hope just myself know about” bener-bener jujur.


Halaman ke lima. Dua orang lagi istirahat di samping lapangan badminton. Dan itu bagaimana pertama kali ketemu, dan somehow awet sampai sekarang.


Halaman ke enam, Eiffel tower. Well, cerita singkatnya, ayahnya dapat promosi ke France, dia sekeluarga di ajak. Europe means better life, better education than here, pikir gw. Jadi gw sengaja ‘menghilang’, dan biarin dia milih ikut pindah atau ngga tanpa gw dalam salah satu alasannya. Walaupun sebenarnya ujung-ujungnya ada bagian dimana gw nanyi don’t go away punya oasis (Let’s keep it for another time).


Halaman ke tujuh, halaman terakhir. 



HAPPY ANNIVERSARY 
READ MORE - Happy Anniversary - Pop Up card

23 Sep 2012

My Birthday in 2012

This posts dedicated for all people in my life…

Terutama anak-anak C.I, Hendri, Reza, Karin(a), Indri. Juga buat Amanda dan Vivi’s parents. Yang terkahir untuk my lovely one Vivi (pls, when you read this post I put you on the last because I want save the best one for the last).


16th September, It’s my birthday.


Thx, buat anak-anak C.I yang udah dateng jauh-jauh dari Jakarta sana dan throwing a great party. You know, I don’t really care about party but when I’m around you guys, I feel like I must have one…


Ok, despite embarrassing part when Vivi sing a song for me… I have a great day. Dan semua yang seperti biasa I gave them a paper and they wrote down anything for me. Ngga harus pujian, boleh kritikan, apa aja yang penting Itu kertas terisi.
This is what they write.

“You’re not alone in this world. Happy birthday Tio”
---Indri---

“Slmt ulang tahun. Btw De, jangan habisin waktu lu dengan satu aja, banyak pilihan diluar sana.”
---Hendri---

“Selamat ulang tahun yo, Gue ngga akan bilang semoga lu lebih dewasa lagi, karena kenyataannya dari kita berlima lu yang paling dewasa walaupun paling muda umurnya. Jadi semoga panjang umur aja, sukses, dan sehat selalu.”
---Reza---

“Selamat ulang tahun, Semoga apapun yang terjadi terbaik buat kamu, dan Jangan suka cruising, jangan suka begadang, terus kalau ada masalah jangan dipendam sendiri… dan jangan lupain kita ya”
---Karin(a)---


“Happy birthday, Semoga panjang umur dan sehat selalu. Semoga diberikan kesabaran Lebih menghadapi Laura”
---Vivi’s mother---

“Joyeux Anniversaire! Plein de bonheur, de souhaits exauces et d'amour! You know there’s a saying wine more perfect when their aged, I think it’s same in human. And please take care my daughter”
---Vivi’s Father” --

“Selamat Ulang tahun, Sayang. I wish You all the best. I love you.
Ps : I’m sorry ruined your plan in bandung”
---Vivi ---

The last one is from Amanda, but I will not write this here ( sorry, manda but I don’t want start a fight).

Dari Kak Indri, simple and elegan persis kayak orangnya. Thx


Dari Kak Hendri, Gue tau maksudnya… sayangnya gue bukan tipe orang kayak lu Kak. Thx


Dari Kak Reza, Gue masih teenager ya hitungannya, serasa ketuaan banget dimata kalian gue. Thx


Dari Kak Karin(a), hahaha salah satu orang yang paling pengertian ya Kak Karin. I try my best mengurangi semua itu, I promise. Thx


Dari Vivi’s mother, no comment. Thx 


Dari Vivi’s Father, I don’t know French, but still thx.


Dari Vivi, Thx, like always I try my best for you. Jangan bosen, dengan aku ya


Dari Amanda, Sorry I’m not write yours. I just don’t want start a war. Hope you meet with your own prince. Thx.


I believe all of you received my text already, it’s my thanks note and personal feeling in that text so believe me all of you received different from other

Thx semuanya, All of you give me something I really need. Ngga tau gimana cara bales semuanya. Honestly despite everything good happened to me this year, deep down there’s something wrong with me. I don’t know what’s that, but I tried my best to figure it out. And sometimes it’s not bad to use some friend. Thx, for everthing, everyone

READ MORE - My Birthday in 2012

11 Agt 2012

Up The Junction - Squeeze

I never thought it would happen
With me and the girl from clapham
Out on a windy common
That night I ain't forgotten
When she dealt out the rations
With some or other passions
I said you are a lady
Perhaps she said I may be
We moved into a basement
With thoughts of our engagement
We stayed in by the telly
Although the room was smelly
We spent our time just kissing
The railway arms we're missing
But love had got us hooked up
And all our time it took up

I got a job with stanley
He said I'd come in handy
And started me on monday
So I had a bath on sunday
I worked eleven hours
And bought the girl some flowers
She said she'd seen a doctor
And nothing now could stop her

I worked all through the winter
The weather brass and bitter
I put away a tenner
Each week to make her better
And when the time was ready
We had to sell the telly
Late evenings by the fire
With little kicks inside her

This morning at 4:50
I took her rather nifty
Down to an incubator
Where thirty minutes later
She gave birth to a daughter
Within a year a walker
She looked just like her mother
If there could be another

And now she's two years older
Her mother's with a soldier
She left me when my drinking
Became a proper stinging
The devil came and took me
From bar to street to bookie
No more nights by the telly
No more nights nappies smelling

Alone here in the kitchen
I feel there's something missing
I'd beg for some forgiveness
But begging's not my business
And she won't write a letter
Although I always tell her
And so it's my assumption
I'm really up the junction


Up The Junction - Squeeze...

I like this one because this song have rhyme in every lyric... 
READ MORE - Up The Junction - Squeeze

29 Jul 2012

Kalau Bisa Memilih Kewarganegaraan (Part 1) - Indonesia

Ada sebuah pertanyaan mucul di kepala ku . Pertanyaan yang muncul mungkin karena terlalu banyak bermain simulasi citizen. 

“Kalau benar bisa dan boleh memiliki banyak kewarganegaraan. Mau jadi warga Negara mana saja ?”
Agak aneh memang pertanyaan ini, terlebih muncul dari kepala begitu saja. Mungkin lagi-lagi efek kebanyakan main sims citizen.

Kalau pertanyaan itu harus ku jawab, maka Cuma ada 3 negara yang kuingingkan menjadi warga negaranya.

Pertama Tentu saja Negaraku sekarang, Indonesia. Terlepas semua hal buruknya toh tetap ini negaraku, negera dimana aku dilahirkan di dunia nyata ini. Guru pancasila ku pernah berkata “Semua itu adalah pilihan, tapi apa iya menjadi warga negara ini menjadi pilihan kita, bukannya kita dilahirkan di negara ini lantas otomatis menjadi warga negara di dalamnya”. Retorikal sekali memang kata-kata ini, dan percaya atau tidak dosen pancasilaku juga mengtakan hal yang serupa.

Rhetorical statement yang sampai sekarang masih cukup membekas. Entah itu pilihan atau bukan menjadi warga negara Indonesia ini cukup membanggakan. Harus ditambahkan kata cukup, ya karena memang toh ada yang membuat malu, tapi ya setidaknya dengan kata cukup itu membuat berbagai pihak tidak berargumen lebih jauh.

Memang nyatanya banyak yang harus di perbaiki dari negara ini, Entah itu pemerintahnya, masyarakatnya, bahkan diriku sendiri, sekali lagi masih banyak hal yang harus diperbaiki oleh semua pihak.

Alasan lainnya adalah Indonesia itu kaya akan pemandangan, Aku yakin tidak ada negara lain yang punya pemandangan banyak seperti Indonesia. Pantai kita punya banyak mulai dari pantai yang sering untuk wisata sampai pantai di pulau Raja Empat yang baru-baru ini ku kunjungi yang Cuma tersentuh beberapa orang. Gunung jangan ditanya mulai dari yang Cuma seribu meter sampai tiga ribu meter ada, mulai dari yang aktif sampai yang benar-benar mati juga ada.

Toh masih banyak keindahan alam yang belum aku nikmati di negara ini. Di puncak merbabu aku melihat bagaimana indahnya alam negeri ini, saat itu aku berpikir itu baru satu tempat saja bagaimana tempat lainnya. Dan aku mengerti kenapa banyak orang berubah setelah naik gunung atau melihat keindahan alam lainnya. Perjalanan naik gunung atau apapun itu bukan hanya perjalan fisik, tapi juga perjalanan hati.

Aku yakin walaupun seumur hidup mencoba menjelajahi semua tempat dinegara ini pasti ada tempat indah yang terlewat atau belum sempat di kunjungi. Jadi untuk apa menjadi warga negara lainnya kalau belum bisa menikmati negara sendiri sepenuhnya.
READ MORE - Kalau Bisa Memilih Kewarganegaraan (Part 1) - Indonesia

24 Jul 2012

Chuck Tv Series


Chuck And Sarah
    Chuck adalah seorang teknisi komputer yang bekerja di suatu retail store, buy more, suatu hari mendapat email dari teman kuliahnya, Bryce Larkin. E-mail yang dikirim ternyata adalah program komputer, intersect, yang berisi data rahasia pemerintah yang di “embed” dalam gambar-gambar dan sekarang terkurung dalam kepala Chuck. CIA dan NSA lalu mengirim dua orang, Sarah dan Casey, untuk menjaga Chuck. Dari situ lah kehidupan Chuck berubah, menjadi mata-mata, dan menjalin hubungan dengan Sarah.



Ok, itu sedikit prolog tv series chuck. Statusnya sih selesai sampai di season ke 5. Tapi denger-denger sih ada kemungkinan dilanjutin atau di buat filmnya. Who knows what happen next…

Overall Tv series keluaran NBC ini menarik buat yang suka genre action romantic comedy. Actionnya memang tidak terlalu banyak tapi cukup lah menurut gue. Oh iya, Action partnya akan lebih banyak di season ke 2 ke atas pas si chuck-nya upgrade intersectnya yang lama jadi intersect 2.0. Sementara romantic part tentang hubungan Sarah sama Chuck yang pasti selalu ada setiap seasonnya. And comedy partnya adalah bagian si Morgan dan Seisi Buy More (apa lagi jeffter), FYI pemeran si Morgan ini masuk banyak nominasi dari series ini.
Jeffter, Duo Comedy

Menurut gue dari semua season chuck, season yang terbaik itu season 3 dan season 4. Di dua season itu bener-bener klimaksnya series ini. Mulai dari persahabatan Chuck dengan Morgan, Karirnya di CIA, hubungan dengan keluarganya, dan hubungan chuck dengan Sarah semua di uji disini. So, sebenarnya gue berharap selesai di season 4 episode terakhir,-watch all of it and you’ll know what I mean-.

My fav part about this series is about chuck-Sarah Relationship. Putus-nyambung, putus nyambung dan berbagai masalah relationship mereka berdua cukup menarik. Terlebih cara penyajiannya yang ngga terlalu cengeng tapi cukup mengena.

Hal lain yang menjadi nilai lebih dari Series ini adalah bukan hanya kehidupan si chuck yang di sorot. Teman baiknya, Morgan yang konyol dan polos, His Sister Ellie, Dan banyak lagi.
Like I said… This series, cukup lengkap ceritanya, mulai dari tentang pentingnya keluarga, teman, dan rekan kerja.
All Cast That showed in evey season

Sayangnya yang buat penilaian gue sedikit jatuh di series ini adalah endingnya. Let me tell you this, series chuck ini punya twisted ending, yang harus diterjemahin dengan kepala sendiri. Jujur seperti yang gue bilang di post gue sebelumnya, gue suka ending-ending twisted dan ngga jelas serta butuh penafsiran dari si penonton sendiri kalau itu ending sad or happy ending tapi untuk series ini gue punya different argument. Yup, gue prefer ini series happy ending, secara menurut gue Chuck and Sarah layak banget untuk bahagia berdua, -especially Chuck-. Bayangin coba, dari semua cobaan ditiap season yang dilalui Chuck, masa harus nerima ending kayak gitu (watch it and you’ll know what ending).  Makanya ngga heran kalau, banyak fans yang kecewa dan kayak yang gue bilang mereka prefer selesai di season 4.

Well overall sangat layak untuk ditonton sih ini series.

My score is 8 out of 10.
READ MORE - Chuck Tv Series

19 Jul 2012

TVC : Anti Smoking Campaign

TVC, alias iklan TV...

Enaknya sekarang dibilang TVC, biar agak kerenan dikit... Kali ini ada TVC yang isinya sebenarnya ajakan untuk berhenti dan slash atau tidak merokok....

sayangnya ini dari negara tetangga... Thainland, kalau ngga salah sih dari pemerintahnya yang buat.

Tanpa membenarkan dan menyalahkan pihak manapun... ini TVC bener-bener ok... sayangnya sih bukan di Indonesia. So, kalau boleh saran daripada ngurusin RUU tembakau dengan alasan yang macem-macem... mending buat TVC kayak gini.

Gue yakin kok banyak sutradara, producer yang ok di Indonesia, tapi ngga dapet kesempatan dan dana....

Intinya sih kalau memang menggalakan program anti smoking atau yang lainnya kenapa ngga mulai dari hal yang kecil kayak TVC ini.
READ MORE - TVC : Anti Smoking Campaign

3 Jun 2012

Time not change everything, Doing thing change anything.

“Time change everything.” Kata-kata yang biasanya ngga akan gue tanggapi. Biasanya…. But this time is different 

    Dengan pasrah dia bilang “udah lah, biarin waktu nanti juga ngubah segalanya”. Entah kenapa pas dia bilang seperti itu, I’m little upset…. I care about her, mungkin itu penjelasan yang masuk akal.

    Pas dia bilang seperti itu, gue langsung balas dengan “Doing things change anything”. Kata-kata itu keluar begitu aja.

Gue jelasin ke dia kalau,

Waktu memang mengubah apa yang diskitar kita, tapi tidak mengubah diri kita, Rin. Everything around change doesn’t mean we also change. Walaupun sekitar kita berubah, kita tetap sama seperti sebelumnya kalau ngga berbuat apa-apa. So Doing things change anything

"Times Not Change Everything....
  Doing Things Change anything"


READ MORE - Time not change everything, Doing thing change anything.